PERAYAAN DAN PERINGATAN HARI LAHIR ( HARLAH ) NABI KONGZI KE-2570 DI KOBA, BANGKA TENGAH Gedung Mutiara Koba, Minggu, 22 September 2019.

Ditulis Oleh : Wery Chin.

Perayaan dan Peringatan Hari Lahir Nabi Kongzi yang ke 2570 tingkat provinsi kepulauan Bangka Belitung tahun 2019 ini dipusatkan di Koba, Bangka Tengah.   Dengan demikian tuan rumah dari acara ini adalah MAKIN Koba.

Ketua Panitia HARLAH Tingkat Provinsi ini dipercayakan kepada Ketua Makin Koba Dq.  Muk Sian.  Acara yang diselenggarakan pada hari Minggu itu dimulai pada pukul 14.30 WIB, namun peserta dari luar kota sudah berdatangan sejak pukul 12.00 WIB

panggung altar Nabi dalam acara HARLAH Nabi Kongzi 2570, Koba, Bangka Tengah

Acara Harlah 2570 di Koba ini mendapat kehormatan yang luar biasa dengan kehadiran Orang Nomor 1 di Matakin Pusat yaitu Ketua Umum Dewan Rohaniwan / Pimpinan Pusat Matakin Xs. Ir.   Budi Santoso Tanuwibowo, MM dan juga Ketua Harian Matakin Pusat Ws.  Budi Suniarto, SE, MBA., berserta istri.

Ketua Umum Deroh Matakin Xs.  Ir.  Budi Santoso Tanuwibowo, MM

Acara yang dimulai pada tepat pukul 14.30 WIB yang merupakan sesi pertama dari acara ini didahului dengan pemukulan Loku, yang kemudian diteruskan dengan prosesi penyajian perlengkapan altar sembahyang.

pemukulan loku sebagai tanda dimulainya acara.
Prosesi penyajian kelengkapan altar sembahyang.
peserta acara dari depan
peserta acara dari belakang.

Acara ini cukup mendapat perhatian umat Khonghucu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, diperkirakan hampir mencapai 700 orang, yang berdatangan dari Makin Toboali, Makin Trubus, Makin Koba, Makin Sungailiat, Makin Pangkalpinang, Makin Belinyu, Pelangas ( Bangka Barat ) , Kundi ( Bangka Barat ) dan umat Khonghucu lainnya.

Kolase foto kebaktian Harlah 2570 Kongzili.

Dalam acara ini Ketua Harian Matakin Pusat Ws.  Budi Suniarto, SE, MBA., berkenan untuk memberikan Jiang Dao atau Khotbah.

Kolase foto dalam rangkaian Jiang Dao oleh Ws.  Budi Suniarto, SE, MBA.

Dalam rangkaian Jiang Dao tersebut Ws. Budi Suniarto mengajak para Rohaniwan untuk mendoakan lilin Pelita Kebajikan yang disumbangkan oleh para Daoqin dan mendoakan juga air minum yang dikonsekrasikan atau disucikan ini.  Dalam upaya ini banyak keharuan yang hadir baik bagi Rohaniwan maupun umat yang hadir.

Akhirnya peserta acara diberikan kesempatan untuk melakukan doa penyedar rohani, hal ini disampaikan kiranya bagi para daoqin yang memiliki masalah-masalah baik kesehatan maupun hal-hal lainnya yang mereka hadapi dalam kehidupannya.

Diluar perkiraan umat yang berkeinginan untuk doa penyedar rohani di luar perkiraan, mencapai ratusan orang.

doa penyedar rohani yang dipandu oleh Ws.  Budi Suniarto, SE, MBA

Menurut pengamatan kami, sesi doa penyedar rohani ini cukup khusyuk meskipun dilakukan saat siang hari, banyak keharuan dan air mata yang keluar menyertai sesi doa ini.  Semua berharap  dan berdoa agar kembali dikuatkan untuk menghadapi masalahnya masing-masing dan diteguhkan imannya Yakin dengan kebajikan Tuhan berkenan, Shanzai.

Berakhirnya sesi doa penyedar rohani ini langsung diikuti dengan acara Liyuan Umat masal, pantauan kami umat yang mengikuti liyuan umat ini mencapai 250 Orang, meski masih dibawah target namun pelaksanaan liyuan masal di Koba ini banyak diikuti oleh para daoqin kita dari Wilayah Makin Koba, tentunya kita semua berharap yang terbaik bagi kemajuan ajaran Nabi Kongzi di bumi pertiwi ini.

liyuan umat di Harlah Koba 2570 Kongzili.

Sesi pertama dari Harlah Nabi 2570 ini diakhiri dengan makan malam bersama, dan kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua berupa sambutan dan pentas seni.

pembukaan acara sambutan dan pentas seni Harlah Nabi 2570 Kongzili, Koba.

Acara dimulai dengan tari sambut yang dibawakan oleh PAKIN dr Koba, dan kemudian diikuti dengan doa bersama yang dibawakan oleh Js.  Mok Piang Lioeng.  Sesi ini dihadiri oleh anggota DPRD Bangka Tengah, Camat, Kapolsek dan tokoh masyarakat lainnya.

Acara sambutan dimulai dengan laporan dari Ketua Panitia pelaksana Harlah Koba 2570 Dq.  Muksian, kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sambutan Ketua Deroh Matakin Xs.  Ir  Budi Santoso Tanuwibobo, MM, dan Muspida setempat.

sambutan Ketua Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dq.  Henry Kurniawan.
Sambutan dari Ketua Deroh Matakin Xs.  Ir.  Budi Santoso Tanuwibobo, MM
foto bersama dengan tokoh masyarakat yang hadir
foto bersama panitia pelaksana Harlah Nabi 2570 Kongzili Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Makin Koba, Bangka Tengah.

Lampiran foto-foto intermezzo

XIE TIAN ZHI EN, acara Harlah Nabi ke 2570 tingkat provinsi kepulauan Bangka Belitung, yang diselenggarakan di Koba dengan Panitia Pelaksana Makin Koba dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan yang mendalam, semoga Agama Khonghucu dapat lebih tumbuh dan berkembang di Koba dan Bangka Tengah ini.

Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memang memiliki program agar setiap Makin Kabupaten atau kota nantinya mendapatkan kesempatan yang sama untuk menyelenggarakan acara2 besar keagamaan sehingga nantinya masyarakat dapat merasa lebih dekat dengan agama Khonghucu agama leluhur orang Tionghoa.

Demikian lah, rangkaian singkat kegiatan Harlah 2570 ini, banyak terima kasih kami sampaikan kepada :

1.  Ketua Deroh Matakin Pusat Xs.  Ir.  Budi Susanto Tanuwibowo, MM

2.  Ketua Harian Deroh Matakin Pusat Ws.  Budi Suniarto, SE, MM beserta Ibu

3.  Ketua Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dq.  Henry Kurniawan

4.  Ketua Makin Koba Pelaksana Kegiatan Harlah 2570 Prov. Kep Bangka Belitung, Dq.  Muk Sian

5.  Seluruh Rohaniwan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

6,  Kepala Biro Sosial dan Perayaan Matakin Provinsi kepulauan Bangka Belitung, Dq.  Septriana.

7.  Makin-Makin yang berpartisipasi

8.  Wakin-Wakin yang berpartisipasi

9.  PAKIN yang berpartisipasi

10.  Seluruh Donatur yang dermawan untuk acara Harlah 2570 Koba.

11.  Seluruh Daoqin dan umat Khonghucu yang hadir

Terima kasih.

Huang Yi Shang Di, Wei Tian You De

Shanzai.

Pangkalpinang, 7 Oktober 2019

Penulis : Wery Chin, ST.

XS. Ir. BUDI S. TANUWIBOWO, MM ( Ketua Umum Dewan Rohaniwan / Pimpinan Pusat MATAKIN) BANGKA 20-23 September 2019 (2)

Ditulis oleh : Wery Chin

Pangkalpinang, Sabtu, 21 September 2019 Xs.  BeeSTe dijemput sekitar7.30 WIB pagi dari Hotel Soll Marina bersama rombongan menuju Kecamatan Belinyu, salah satu kecamatan dari Kabupaten Bangka, Belinyu, disana terdapat MAKIN Belinyu dengan kelenteng Kuto Panjinya.

Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 2 jam itu akhirnya rombongan tiba dan disambut oleh Pengurus Makin Belinyu dan tokoh masyarakat Tionghoa disana.

Dialog XS. BeeSTe dengan pengurus MAKIN Belinyu dan tokoh masyarakat.

Foto bersama pengurus Makin Belinyu di Kelenteng Kwan Yin yang diresmikan oleh Ketua Matakin Ws.  Wawan Wiratma.

Sebelum menuju ke destinasi selanjutnya, rombongan singgah untuk menikmati salah satu kuliner yang top di Belinyu ini yaitu otak-otak daun pisang panggang.

Setelah itu, rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Litang Amal Utama, di Desa Sigambir, Kecamatan Pemali, Sungailiat, perjalanan membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam.

rute perjalanan dari Belinyu ke Litang Amal Utama, Ds.  Sigambir, Pemali Sungailiat.
Foto bersama Xs.  BeeSTe di Litang Amal Utama, Ds.  Sigambir, Kec.  Pemali, Sungailiat, Bangka
Dialog dengan Pengurus Makin Sungailiat dan Umat di Litang Amal Utama.
foto bersama didepan Litang Amal Utama, Ds.  Sigambir, Kec. Pemali, Kota Sungailiat, Kab Bangka.
Makan siang di Ds.  Sigambir, yang bertepatan dengan Ulang tahun dari orang tua Dq.  Septriana ( Wakin Sungailiat ).

Dengan informasi dari umat setempat yang menyampaikan bahwa Ketua Makin Sungailiat juga berulang tahun pada hari yang sama, maka bersama-sama menuju ke kediaman Ketua Makin Sungailiat yang sudah sakit stroke selama 2 tahun.

doa ulang tahun kepada Ketua Makin Sungailiat

Selepas kegiatan diatas, rombonganpun bergegas menuju, Koba tempat akan dilangsungkannya acara Peringatan dan perayaan Hari Lahir Nabi yang ke 2570 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Rombongan kembali menempuh perjalanan yang cukup jauh hampir 100 KM, sedangkan saat itu dari Sungailiat sudah menunjukkan pukul 17,30 WIB.  Rombongan akhirnya sampai di Koba, hampir jam 8 malam, dan juga menuju Trubus untuk melihat pembangunan Litang disana.

Setelah melihat persiapan acara di Gedung Mutiara Koba, akhirnya rombongan kembali ke Pangkalpinang tiba sekitar pukul 22.00 WIB.

XS. Ir. BUDI S. TANUWIBOWO, MM ( Ketua Umum Dewan Rohaniwan / Pimpinan Pusat MATAKIN) BANGKA 20-23 September 2019 (1)

Ditulis oleh : Wery Chin

Jumat, 20 September 2019, Pulau Bangka mendapat kunjungan dari  orang nomor satu MATAKIN, yaitu Ketua Umum Dewan Rohaniwan / Pimpinan  Pusat MATAKIN, Xs.  Ir.  Budi S.  Tanuwibowo, MM.  tiba di bandara Depati Amir dengan pesawat Garuda pada pukul 11.30 WIB.

Kedatangan Ketua Umum , dijemput langsung oleh Ketua Matakin Provinsi  Kepulauan Bangka Belitung  Dq.  Henry Kurniawan, beserta beberapa jajarannya.  Xs.  BeeSTe  begitu panggilan akrabnya, keluar dari ruang kedatangan sendiri mengenakan kemeja biru  sambil mendorong koper kecilnya.  Disambut Wei De Dong Tian saat keluar dari pintu kedatangan , senyum ringannya menyapa.

Xs.  BeeSTe langsung diajak menuju PAN SEMUJUR sebuah pantai yang masih termasuk baru dikembangkan diwilayah kepulauan Bangka Belitung , kebetulan Pan Semujur ini rencananya akan dijadikan lokasi Twan Yang Nasional 2571 Kongzili.  Namun sayang pemilik dari Pan Semujur yang kebetulan adalah ketua kehormatan MATAKIN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Bapak Ir.  Djohan Riduan Hasan, tidak bisa mendampingi karena ada keperluan mendadak di Solo.

perjalanan dari Bandara Depati Amir ke Pan Semujur

Kedatangan rombongan di Pan Semujur ini disambut oleh James, pengelola kawasan tersebut dan langsung diajak makan siang dengan beberapa menu yang sudah disiapkan.

Setelah makan siang, rombongan mendapat penjelasan tentang master plan pengembangan Pan Semujur oleh James.

Rencana Lokasi Twan Yang Nasional 2571 Kongzili.

Setelah melihat-lihat dan menghirup segarnya hawa laut yang masih asri, rombongan melanjutkan ke sebuah Litang terdekat Litang Cahaya Kebajikan, di Makin Benteng, Mesu Kabupaten Bangka Tengah.

Dalam perjalanan menuju Litang, tersebarlah BeeSTe note lewat WhatApps.

BeeSTe’s Note 19492 – Pan Semujur, Tanjung Gunung 200919

Tak Ada Persoalan yang Tak Bisa Diurai
Pasir putih di Pan Semujur
Dihempas ombak yang berdebur
Aku duduk santai sambil berjemur
Berbincang-bincang Barat ke Timur
Berbincang-bincang Barat ke TimurDan sang bayu terus membelai
Rambut pun kusut masai tergerai
Tak ada persoalan yang tak bisa diurai
Selama ada kemauan untuk menguntai

Di Litang Cahaya Kebajikan Ds.  Benteng Mesu ini beberapa Daoqin menyampaikan beberapa permasalahan setempat, diantaranya penerbitan surat liyuan pernikahan, potensi pengembangan MAKIN dan peningkatan pelayanan kepada umat Khonghucu di wilayah mereka.

Setelah cukup penyampaian dan dengar pendapat tersebut rombongan bergegas menuju Makin Merawang untuk bertemu dengan umat dan melihat Litang yang sedang dalam penyelesaian, Litang tersebut diberi nama Litang Damai Abadi, Tetli, Kec. Merawang, Kabupaten Bangka.

Perjalanan menuju Litang Damai Abadi Merawang  memakan waktu  satu jam

Perjalalan dari desa benteng ( litang Cahaya Kebajikan ) menuju Litang Damai Abadi ( Merawang )

Sekitar pukul 4 sore rombongan, tiba di desa Tetli, Merawang dimana ditempat tersebut sedang dalam tahap penyelesangan pembangunan Litang Damai Abadi,  Rombongan disambut oleh ketua Makin Merawang Dq.  Suhandi, Dq Kim Ngiung ( Wakil Ketua ), Js. Jhoni Priadi berserta, Wakin Merawang dan umat lainnya.

Berikut foto-foto saat di Makin Merawang

Kunjungan yang disertai dengan dialog dengan daoqin di Litang Damai Abadi ini berakhir puku 5 sore, rombongan akhirnya bergegas kembali menuju kota Pangkalpinang untuk mengikuti kebaktian di Ruhui Litang, Makin Pangkalpinang.

Sebelum menuju Litang, Xs.  BeeSTe, diajak makan malam.

Xs.  BeeSTe menikmati makanan khas Bangka Jammian dan Theu Fu kok.

Akhirnya sampailah di Ruhui Litang untuk menyampaikan Khotbah/ Jiang Dao.

Setelah kebaktian dan berakhir sekitar pukul 10.00, Xs. BeeSTe diantar untuk istirahat di Hotel Soll Marina, Bangka.