MUSYAWARAH DAERAH PEMBENTUKAN PENGURUS MAKIN (MAJELIS AGAMA KHONGHUCU INDONESIA KECAMATAN BELINYU, KABUPATEN BANGKA. MINGGU 4 AGUSTUS 2019).

Ditulis oleh : Wery Ch, ( Pkp, 17082019 )

Wei De Dong Tian,

Hanya dan oleh Kebajikan Tuhan Berkenan.

Belinyu atau lebih dikenal dengan sebutan belijong oleh masyarakat setempat, merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Bangka, tepatnya dibelahan utara pulau Bangka, kota ini merupakan salah satu tujuan wisata diantaranya ada Goa Maria yang sudah dikenal sejak lama, serta wisata kuliner Otak-otak daun panggangnya yang enak.

Minggu, 4 Agustus 2019, tim kecil dari Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertolak ke Kota Belinyu untuk mendukung pelaksanaan Musda MAKIN Belinyu yang masa kepengurusannya sudah habis beberapa waktu yang lalu.

Jarak tempuh yang cukup jauh dari kota Pangkalpinang, ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membutuhkan waktu tidak kurang dari 2 jam perjalanan mobil dengan kondisi jalan yang sudah sangat baik.

Lokasi Kota Belinyu, Kabupaten bangka

Bertempat di Kelenteng Kuto Panji, Belinyu sekitar jam 15.00 peserta sudah tiba dilokasi dan berkumpul di teras depan bangunan kelenteng untuk mengadakan pertemuan.  Ditengah persiapan peringatan sembahyang arwah ( chit ngiat pan ) atau sembahnya Jing He Ping, tanggal 15 bulan 7 penanggalan Imlek, banyak pemandangan yang dapat dilihat antara lain pembuatan rekaan kapal pesiar, rekaan pesawat terbang, rekaan komidi putar, dan patung thai Se ja yang cukup tinggi.

Ketua Matakin Provinsi Kep. Bangka Belitung sedang meninjau rekaan kapal pesiar
Dq Novita Sari dan Dq. Nira didepan rekaan pesawat terbang.
berfoto didepan rekaan pondok dan kapal pesiar.

MUSDA (  Musyawarah Daerah ) MAKIN Belinyu kali ini disampaikan oleh panitia, merupakan Musda terlengkap, karena diwakili oleh hampir seluruh pengurus kelenteng yang berada dalam radius 20an Km dari Kota Belinyu, diantaranya dari Lumut, pesaren, mapur dll.

peserta MUSDA MAKIN Belinyu

Sebagian masih merupakan penganut Agama Khonghucu tradisional, yang terdiri dari tokoh-tokoh dan tetua-tetua dari kampung-kampung disekitar kota Belinyu.  Diawali pembukaan tersebut dengan sambutan dan penjelasan dari mantan Ketua Makin Belinyu Dq.  Hendrik, disampaikan Tugas pokok dan fungsi dari dari lembaga MAKIN, diantara sebagai lembaga penganyom seluruh umat Khonghucu serta perlindungan hukum sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berkaitan dengan Agama Khonghucu di Indonesia.

pelaksanaan musyawarah daerah MAKIN Belinyu.

Memang tidak mudah mengkomunikasikan maksud dan tujuan dari Lembanga MAKIN ini kepada peserta yang sebagian besar adalah senior-senior setempat yang masih kental menggunakan bahasa Tionghoa setempat, sehingga membuat Dq. Novita Sari, SPd selaku penyuluh Agama Khonghucu dari Kemenang Kanwil Prov. Bangka Belitung terlihat bingung dengan apa yang disampaikan.

Dq.  Henry Kurniawan selaku Ketua Matakin Provinsi Bangka Belitung terlihat dapat mencairkan suasana karena agak menguasai bahasa setempat sehingga terbangun empati dengan apa yang disampaikan.  Setelah menyampaikan maksud tujuan dari dibentuknya Lembaga MAKIN Belinyu ini akhirnya panitia dapat secara aklamasi menunjuk Ketua yang baru serta beberapa pengurus dari peserta yang hadir.

Posisi Ketua yang baru untuk masa kepengurusan 2019-2023 dipegang oleh Jiao Sheng Tjong Khioen Fo.  Susunan lengkap akan menjadi tugas dari Ketua yang baru untuk kemudian disampaikan kepada Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan diteruskan ke MATAKIN Pusat di Jakarta.

peserta MUSDA MAKIN Belinyu 2019
foto pengurus Matakin Provinsi Kep. Bangka Belitung dengan Pengurus baru MAKIN Belinyu.

Xie Tian Zhi En, besar harapan kita semua Makin Belinyu dapat membangun landasan yang baik untuk pengembangan Agama Khonghucu di kota Belinyu dan sekitarnya, dan Matakin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan memberikan dukungan sepenuhnya demi tumbuh dan berkembangnya kebajikan yang diajarkan oleh Nabi Kongzi, Guru Agung Sepanjang Masa umat manusia.

Shanzai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *